Minggu, 23 Oktober 2016

#SIP Computer Based Information System, Evolusi CBIS dan Lingkup Data CBIS


Computer Based Information System


Computer Based Information System (CBIS)  atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti  bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi.
Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer. Menurut Kenneth (2008), CBIS adalah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan perangkat keras dan lunak komputer.
Komponen-komponen CBIS terdiri dari :
·         Orang
·         Perangkat Keras (Hardware) komputer
·         Perangkat Lunak (Software) komputer
·         Basis data
·         Prosedur
·         Dokumentasi
CBIS juga dapat digunakan sebagai pendukung saat penerapan atau pengaplikasian sistem. Sebuah sub-sistem CBIS, seperti sistem pendukung keputusan, sistem ahli atau aplikasi otomasisasi perkantoran dapat memberi dukungan untuk pemisahan keputusan.  
Sub sistem dari CBIS adalah :
ü  Sistem Informasi Akuntansi
SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan.
ü  Sistem Informasi Manajemen
Merupakan suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Sumber daya SIM Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
ü  Sistem Pendukung Keputusan
Diperkenalkan oleh Michael S. Scott Morton, dkk. Tujuan nya adalah membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur,  mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya, meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.
ü  Automasi Kantor (Virtual Office)
Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan. Tujuannya adalah menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja. Selain itu juga sebagai pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer. Yang terakhir sebagai pelengkap, automasi kantor tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi.
ü  Sistem Pakar 
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi yang  memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia.

Dalam beberapa hal tiap subsistem CBIS menyerupai suatu organisme hidup-lahir, tumbuh menjadi matang, berfungsi dan akhirnya mati. Proses evolusi ini disebut Siklus hidup system (system life cycle = SLC), adapun tahap – tahapnya :
v  Planning (Perencanaan)
v  Analysts (Analisis)
v  Design (Rancangan)
v  Implementation (Penerapan)
v  Using (Penggunaan)

Keuntungan penggunaan Sistem Informasi 
Penggunaan sistem informasi berbasis komputer dalam sebuah organisasi atau perusahaan memiliki manfaat berupa keuntungan-keuntungan seperti :
o   Dapat meningkatkan keuntungan perusahaan
o   Mengurangi biaya bisnis
o   Meningkatkan pangsa pasar (ekspansi berupa jangkauan dan variasi produk)
o   Perbaikan relasi pelanggan atau pelayanan pelanggan
o   Meningkatkan efisiensi
o   Dapat memperbaiki dalam pengambilan keputusan
o   Pemenuhan peraturan lebih baik dan teratur
o   Kesalahan lebih sedikit
o   Perbaikan keamanan, dan Kapasitas lebih banyak atau besar.

Evolusi CBIS
v  Fokus awal pada data 
Selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
v  Fokus baru pada informasi 
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
v  Fokus pada Komunikasi 
Pada waktu DSS berkembang, perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation atau OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
v  Fokus potensial pada konsultasi 
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence). 

HIRARKI DATA

• File yaitu kumpulan catatan data yang berhubungan dengan subyek tertentu.
• Catatan adalah elemen data yang berhubungan dengan obyek tertentu.
• Elemen data yaitu unit data terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi unit yang berarti. Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat , mutakhir , aman dari gangguan yang tersedia bagi pemakai. Kegiatan manajemen data mencakup :
• Pengumpulan data
• Integritas pengujian
• Penyimpanan
• Keamanan
• Pemeliharaan
• Organisasi
• Pengambilan


SASD, DASD, BATCH PROCESSING, ONLINE PROCESSING DAN REALTIME PROCESSING

1. SASD
Contoh dari SASD (Sequential Acsess Storage Device) adalah magnetic tape. Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh ibm untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-a. Magnetic tape terbuat dari plastik berlapis materi besi sehingga mudah dimagnetikan, magnetic tape beratus meter dan digulung dan terdapat beberapa track. Tape ini juga dipakai untuk alat Input atau Output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Penyimpanan data pada tape adalah dengan cara sekuensial. Fungsi nya adalah untuk media penyimpanan, alat input atau output dan untuk merekam video, audio atau sinyal. Cara kerjanya, data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya.

2. DASD
Contoh dari DASD (Direct Acsess Storage Device) adalah magnetic disk. Magnetik disk  terbuat dari piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik dimana permukaan dari bahan tersebut mempunyai sifat magnetic sehingga nanti bisa menghasilkan semacam medan magnet yang sangat diperlukan untuk proses baca tulis dari memory tersebut karena saat proses baca atau tulis menggunakan kepala baca yang disebut dengan head. Secara fisik bentuknya adalah piringan yang bisa memutar sesuai kontrolnya. Pada awal perkembangannya piringan disk ini mempunyai ukuran diameter 50 cm, namun saat ini sudah ada yang berukuran 3 cm dan di dominasi oleh ukuran 12 cm.

3. BATCH PROCESSING
Merupakan suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu dan diatur pengelompokkan datanya dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data terkumpul dalam batch, data tersebut kemudian diproses. Batch processing merupakan cara terbaik untuk memanfaatkan waktu komputer. Namun untuk mengembangkan program komputer, cara batch sangat tidak efisien. Kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.
Contoh : Email dan transaksi, dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem sacara periodic. Di waktu kemudian, selam siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan, seperti pengolahan data gaji kayawan.

4. ONLINE PROCESSING
Merupakan sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.

5. REAL TIME PROCESSING
Sistem realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem inimengharuskan komputer berespon cepat pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk khusus dari sistemonline. Sistem online menyediakan sumber daya konseptual tersebut dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi darisistem fisik. Real-time  mengacu pada aplikasi yang perlu merespon dalam waktu tertentu - biasanya pada urutan detik - untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan. Contohnya termasuk pemrosesan telemetri roket, aplikasi militerk, sistem penerbangan, dan otomasi industri dan sistem kontrol. Misalnya, jika terjadi kesalahan di pabrik, sistem real-time harus mampu mendeteksi situasi dan melakukan beberapa tindakan, seperti memberitahu operator dalam waktu beberapa detik.

Resume :
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti  bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Menurut Kenneth (2008), CBIS adalah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan perangkat keras dan lunak komputer. Komponen-komponen CBIS terdiri dari : Orang, Perangkat Keras (Hardware) komputer, Perangkat Lunak (Software) komputer, Basis data, Prosedur, Dokumentasi.
Adapun Sub sistem dari CBIS, yang terdiri dari : Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Manajemen, Sistem Pendukung Keputusan, Automasi Kantor (Virtual Office) dan Sistem Pakar. Evolusi CBIS terdiri dari :
v  Fokus awal pada data 
Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
v  Fokus baru pada informasi 
Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
v  Fokus pada Komunikasi 
v  Pada waktu DSS berkembang, perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation atau OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.
v   Fokus potensial pada konsultasi 
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence). 

Sumber :
Kenneth, C. (2008) . Sistem Informasi Manajemen. Jakarta : Salemba Empat 
Supriyanto, Aji. (2005). Pengantar Teknologi informasi. Jakarta : Salemba
Sulianta, F. (2008). Komputer Forensik. Jakarata : PT Elex Media Komputindo.   
Gaol, C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo
Sutabri, T. (2012). Analisis sistem informasi. Yogyakarta : Penerbit Andi
Sutedjo.B.,Oetomo, D. (2006). Perencanaan dan Pembangunan Sistem Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta : Deepublish

Ladjamudin, Bin Al-Bahra.(2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta : Graha Ilmu

Jumat, 07 Oktober 2016

#SIP Etika Menulis Online, Pengertian Informasi & sistem informasi, Arsitektur Komputer

Ø  Etika Menulis Online

Sebenarnya di Indonesia  dalam menulis online atau etika menulis online telah diatur didalam Undang-Undang ITE, Undang-Undang Pers, dan KUHP yang bisa menjerat penulis yang dianggap melanggar hukum.  Adapun etika dalam menulis online, yaitu :

1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiatrisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain
2. Selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional
3. Tidak diperkenankan menampilkan tulisan ataupun gambar yang mengandung unsur pornografi.
4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan
5. Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis
6. Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar
7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada media online yang dikunjungi
8. Tidak melakukan hack pada website
9. Tidak diperkenankan menampilkan tulisan ataupun gambar yang mengandung unsur SARA
10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis
11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain

Ø  Pengertian Informasi dan Sistem Informasi  Psikologi

SISTEM
       Sistem berasal dari bahasa Latin “systēma” dan bahasa Yunani “sustēma” yang artinya suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set identitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Pengertian lain dari sistem adalah kumpulan beberapa elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.
.
Adapun beberapa macam dari karakteristik sistem, yaitu :
1. Komponen atau Elemen
    Komponen dari suatu sistem dikenal sebagai subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
2. Batasan (Boundary)
    Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau
dengan lingkungan luarnya.
3. Lingkungan luar (Environment)
     Segala sesuatu diluar dari batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem
4. Penghubung sistem (Interface)
   Suatu media yang menghubungkan antara suatu subsistem dengan subsistem lainnya. Media tersebut antara lain adalah Input atau masukan sistem yang berupa instruksi, data transaksi atau data non transaksi. Selain Input ada juga Output atau keluaran sistem yaitu hasil pemrosesan, dapat berupa keluaran berguna (informasi atau produk) dan keluaran yang tidak berguna (limbah). Namun ppada sistem informasi Output dapat berupa informasi, saran atau cetakan laporan.
5. Masukan sistem (input)
  Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan agar sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
6. Keluaran sistem (Output)
    Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.
7. Pengolah sistem (Process)
   Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.
8. Sasaran Sistem
    Suatu tujuan yang ingin dicapai oleh suatu sistem

Berikut dibawah ini merupakan beberapa jenis dari klasifikasi sistem, yaiitu :
1. Sistem Abstrak
    Suatu pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.
Contoh:  Sistem Teologi.
2.  Sistem Fisik
Sistem yang tampak secara fisik.
Contoh : Sistem komputer, Sistem Operasi dsb
3. Sistem Alamiah
    Sistem yang terjadi karena proses alam, bukan buatan manusia .   
    Contoh :Sistem perputaran   bumi, sistem pencernaan
4. Sistem Buatan
    Sistem yang dirancang oleh manusia.
Contoh : Sistem informasi
5. Sistem Deterministik
    Sistem yang beroperasi dengan tingkah laku dan sudah dapat diprediksi.
Contoh : Sistem komputer
6. Sistem Probalistik
Sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
Contoh : sistem sosial, sistem politik dsb.
7. Sistem Tertutup
    Sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luarnya
8.  Sistem Terbuka
    Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar


INFORMASI
   Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti garis besar, konsep atau ide-ide. Informasi adalah pesan atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan baik verbal maupun tulisan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Sumber informasi adalah data. Informasi diperoleh setelah data-data mentah diproses atau diolah.

Kriteria Informasi
1.   Akurat
2. Relevan
3. Tepat waktu
4. Ekonomis
5. Efisien
6. Dapat dipercaya

Fungsi Informasi
    Untuk mengurangi ketidakpastian didalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan. Selain itu, informasi juga berguna untuk memberikan suatu dasar kemungkinan untuk menanggapi seleksi kepada pengambilan keputusan. Fungsi informasi tidak mengarahkan pengambilan keputusan mengenai apa yang harus dilakukan, tetapi mengurangi keanekaragaman dan ketidakpastian untuk mengambil suatu keputusan yang baik (Moekijat,1991).

PSIKOLOGI
    Psikologi berasal dari perkataan Yunani yaitu “psyche” yang artinya jiwa, dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologis arti kata psikologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya, maupun latar belakangnya. Dengan singkat di sebut ilmu jiwa. Beberapa ahli juga mendifinisikan psikologi sebagai berikut:
1. Wilhem Wundt & E.B Titchener
   Psikologi adalah pengalaman manusia yang dipelajari dari sudut pandang pribadi yang mengalaminya seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling), dan kehendak.
2. Allport
    Psikologi adalah satu upaya untuk memahami dan menjelaskan bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu yang dipengaruhi oleh kehadiran orang lain secara aktual, dibayangkan, atau hadir secara tidak langsung.

Dari penjelasan psikologi diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi diatas menunjukkan beragamnya pendapat para ahli psikologi. Perbedaan tersebut bermuasal pada adanya perbedaan titik berangkat para ahli dalam mempelajari dan membahas kehidupan jiwa yang maha kompleks itu. Itulah sebabnya sehingga sangat sukar adanya satu rumusan pengertian psikologi yang disepakati oleh semua pihak.
Adapun aliran-aliran dalam psikologi, yaitu :
1. Struktualisme
    Tokoh : Wilhelm Wundt.
Tujuan dari aliran ini adalah untuk menemukan unit-unit atau elemen-elemen yang membangun pikiran. Metode yang membangun pikiran yang digunakan oleh ahli aliran ini untuk menemukan unit-unit dasar dari pikiran adalah instropeksi.
2. Psikoanalisis
    Tokoh : Sigmund Freud (1856-1938) .
Aliran ini mengatakan bahwa kebanyakan apa yang kita lakukan dan pikirkan merupakan hasil dari keinginan atau dorongan yang alam tidak sadar (unconscious).
3. Psikologi gestalt
    Tokoh : Max Wertheirmer (1880 – 1943).
Aliran ini menolak analisis dan penguraian jiwa ke dalam elemen-elemen yang lebih kecil karena dengan demikian, makna dari jiwa itu sendiri berubah sebab bentuk kesatuannya juga hilang. Menekankan pada fenomenologis dalam aktifitas mental namun tetap empiris.
4. Behaviorisme
   Tokoh : John B. Watson (1879-1958).
Aliran ini menekankan pada respon-respon yang dikondisikan serta menekankan pada perilaku yang dipelajari dibandingkan dengan perilaku yang tidak dipelajari.


SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

    Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sisitem informasi psikoologi bertuujaun untuk mendapatkan pemahaman bagaimana manusia dapat membuat keputusan untuk merasa dan menggunakan informasi-informasi formal. Sistem informasi psikologi sendiri memiliki arti sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan.
Contoh dari sistem informasi psikologi yang berbasis komputer adalah situs theinkblot.com. Pada situs ini, terdapat penyajian tes Rorschach online. Psikologi sendiri berbicara tentang manusia. jika digabungkan, sistem informasi psikologi mencangkup : Hardware, Software, People, Procedurs, Data dan manusia. Hardware dan software sebagai mesin sedangkan prosedur dan manusia sebagai pelaku, Dan data berfungsi sebagai jembatan dari keduanya. Sistem informasi bisa dimanfaatkan oleh pelaku psikologi untuk membantu mereka saat penghitungan skor dalam beberapa tes psikologi.

Ø  Arsitektur Komputer & Struktur Kognisi  Manusia

Dalam dunia teknik komputer istilah arsitektur komputer diartikan sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu system computer, arsitektur computer juga merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan system interkoneksinya). Pengaplikasian dalam perencanaan setiap bagian akan lebih difokuskan tentang mengenai bagaimana CPU akan bekerja serta mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari memori ke cache, RAM, ROM, cakram keras, dan lain sebagainya. Adapun contoh-contoh dari arsitektur komputer  ini seperti arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dan lain-lain.
Arsitektur komputer juga dapat diartikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja dan target biayanya. Arsitektur computer memiliki 2 sub kategori diantaranya, yaitu :
1.  Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
2.  Hardware System Architacture yaitu subsistemhardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.Arsitektur komputer memiliki unit-unit perangkat yang menyusunnya, diantaranya:
a.Unit masukan (Input Unit).Unit masukan berfungsi untuk menerima masukan (input)    kemudian membaca dan diteruskan ke memori atau penyimpanan
b.Unit kontrol (Control Unit).Berfungsi untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian seluruh sistem komputer.
c.Unit logika dan aritmatika ( Arithmetic & Logical Unit atau ALU) Berfungsi untuk melaksanakan pekerjaan perhitungan dan logika seperti menamabah, mengurangi, dan membagi.
d.Unit memori atau penyimpanan ( Memory atau storage Unit) Menampung data program yang diterima dari unit masukan sebelum diolah CPU dan menerima data setelah diolah CPU yang selanjutkan akan diteruskan ke unit keluaran.
e.Unit keluaran ( Output Unit) Menerima hasil pengolahan data dari CPU melalui memori.

Struktur Kognitif Manusia

Menurut Piaget (1896) struktur kognitif merupakan mental framework yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasikannya, mereorganisasikannya serta mentransformasikannya.Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang.
Keterkaitan antara Struktur Kognisi Manusia dengan Arsitektur Komputer
Manusia dalam mempermudah pekerjaannya, melakukan berbagai upaya pengembangan teknologi untuk berbagai bidang aktivitas dan kebutuhannya. Pada era ini teknologi yang dapat membantu mempemudah pekerjaan manusia baik dalam bentuk pekerjaan yang mengandalkan kontribusi langsung dengan kemampuan berpikir, seperti mengolah data dan juga pekerjaan yang berhubungan dengan tenaga (pemograman mesin produksi) adalah komputer.   Komputer dapat menyimpan dan memproses data sesuai dengan kebutuhan penggunanya, yaitu manusia. Perbedaannya adalah pengetahuan yang ada dalam otak manusia merupakan hasil dari proses perkembangan kognitif manusia tersebut. Pengetahuan bagi manusia dapat digantikan dengan nama program bila pada komputer, dan program pada computer merupakan hasil dari ciptaan manusia.

Adapun kelebihan dan kekurangan arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia, yaitu :
Kelebihannya :
Ø  Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu, bisa digunakan oleh banyak pengguna atau multiuser, bisa membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
Ø  Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas, banyak memberikan motivasi agar terjadi proses relajar, mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal.

Kekurangannya :
Ø  Membutuhkan waktu yang lama arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Dalam hal ini, perencanaan dari masing-masing bagian akan lebih difokuskan, terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll.
Ø  Interface dengan pengguna masih menggunakan teks, kerjanya sangat lama, membutuhkan daya listrik yang sangat besar, serta harganya yang sangat mahal
Contoh kasus struktur kognisi disini adalah yang dimiliki manusia, maka hubungannya dengan arsitektur komputer yaitu manusia yang memerankan untuk menjalankan aplikasi komputer dan untuk mengerjakan tugas-tugas dengan menggunakan aplikasi yang ada di komputer tersebut misalnya seperti seorang karyawan design yang menggunakan tugas yang diberikan dengan menggunakan aplikasi komputer.


Sumber : www.wikipedia.org/wiki/arsitektur_komputer 
               Gaol, C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo
                Sutabri, T. (2012). Analisis sistem informasi. Yogyakarta : Penerbit Andi
               Basuki, A.M. Heru. (2008). Psikologi Umum. Depok : Universitas Gunadarma
               Ahmadi, H.Abu. (2009). Psikologi Umum (edisi revisi 2009). Jakarta : Rineka Cipta
              www.pikiranrakyat.com/horison/2011/06/30/150392/12-butir-etika-menulis-blog
             Sutedjo.B.,Oetomo., D. (2006). Perencanaan dan Pembangunan Sistem
Informasi.Yogyakarta: Penerbit Andi
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta : Deepublish
Ladjamudin, Bin Al-Bahra.(2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta :

Graha Ilmu