Rabu, 23 April 2014

Logika Matematika

Logika Matematika adalah cabang ilmu di bidang matematika yang memperdalam masalah logika. yang memperjelas logika dengan kaidah-kaidah (aturan) matematika.

Trend perkembangan:
◦Logika proporsional
◦Logika predikat
◦Pemrograman logika
◦Logika fuzzy (logika kabur)

Objek logika adalah pernyataan-pernyataan yang memiliki arti dan memiliki satu nilai saja, yaitu benar atau salah. 

Logika Proporsional


Logika Proporsional adalah Logika yang memproses penarikan kesimpulan secara logis (logical derivation) dari proposisi-proposisi. Istilah lainnya adalah : Proportional Logic atau Proportional Calculus.

Proposisi adalah Setiap pernyataan yang hanya memiliki satu nilai benar atau salah.

Contoh:
◦Program komputer ini mempunyai bug.


Proposisi atau pernyataan ada yang berbentuk:
◦Atomik (atomic proposition): proposisi yang tak dapat dipecah menjadi beberapa proposisi.
–Contoh: Anda harus belajar dengan rajin.
◦Majemuk (compound proposition): gabungan dari beberapa proposisi atomik menggunakan perangkai (connectives).
–Contoh: Anda harus belajar dengan rajin atau Anda akan gagal ujian.


Bukan Proposisi


Pernyataan bukan proposisi adalah Pernyataan yang menimbulkan banyak pendapat. misal :
◦Angka 13 adalah angka sial.
◦Angka 7 adalah angka keberuntungan.
◦Ungu adalah warna janda.

Kalimat perintah dan kalimat tanya.
◦Badu, kerjakan tugas tersebut!
◦Badu, apakah engkau sudah mengerjakan tugas?


Sebuah proposisi tidak boleh digantikan oleh proposisi lain meski memiliki makna sama.contoh :
◦A = Badu lapar.
◦B = Badu kenyang.
Bagaimanakah bentuk pernyataan “Tidak A”??
Bolehkah “Tidak A” digantikan oleh B??


Variabel Proporsional


Penggunaan huruf latin sebagai variabel proposisional, tanpa menghilangkan sifat utama proposisi.
Contoh:
◦A = Badu lapar.
◦B = Badu kenyang.
Huruf latin yang tidak boleh digunakan: T dan F --> konstanta proporsional.

Argumen


Argumen adalah kumpulan pernyataan, yang disebut premis, dan diikuti oleh kesimpulan yang selaras dengan premis-premisnya.
Contoh:
◦[1] Jika Anda rajin belajar, maka Anda lulus ujian.
◦[2] Jika Anda lulus ujian, maka Anda senang.
◦[3] Dengan demikian, jika Anda rajin belajar, maka Anda senang.
◦Pernyataan [1] & [2] : premis, [3] : kesimpulan. 

Sumber : http://alfisyahrinuzula.blogspot.com/2013/11/pengantar-logika-matematika.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar