Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah
llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic
Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The
Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa
latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan
mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan
bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai
homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus,
mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan
tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.Sedangkan menurut Abdulah Aly dan Eny Rahma (2006: V) “Ilmu Alamiah Dasar” merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi”.
Untuk
mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih
dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar
mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok
besar, yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science
)
Ilmu ilmu
alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam
semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat
analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya
100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara
lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial ( social
science )
Ilmu-ilmu
sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam
hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai
pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 %
benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan
antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok
ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi,
psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.
3. Pengetahuan budaya ( the
humanities pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya dasar menggunakan
pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya
untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya
dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris
disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris
disebut dengan istilah the humanities. pengetahuan budaya mengkaji masalah
nilai-nilai manusia sebagai mahluk betbudaya ( homo humanus ), sedangkan Ilmu
budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar
dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Alamiah Dasar
Tujuan Ilmu
Alamiah Dasar terbagi dua,yaitu :
a) Tujuan Instruksional Umum
Tujuannya
adalah dimana dapat memahami perkembangan penalaran manusia terhadap
gejala-gejala Alam sampai terwujudnya metode ilmiah yang secara khusus dari
ilmu pengetahuan Alam.
b) Tujuan Instruksional Khusus
1. Dapat menjelaskan perkembangan naluri kehidupan manusia.
2. Dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia dalam memenuhi kebutuhan terhadap"Rahasia ingin tahu" nya.
3. Dapat memberi alasan yang diterima mitos dalam kehidupan masyarakat.
Ø
Konsep-konsep dasar tentang Ilmu
Pengetahuan Alam. Konsep-konsep dasar tentang IPA meliputi:
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti
kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan
metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat
unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-peristiwa dan pemyatan-pemyataan itu pada
umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan
metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
Pengetahuan
budaya ( The Humanities ) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup kcahlian
(disiplin) scni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam
berbagai bidang kcahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dll.
Sedang Ilmu Budaya Dasat ( Basic Humanities ) adalah usaha yang diharapkan
dapat memberikan pengetahuan dasar dan
i) Fisika
Suatu
ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tak hidup atau mati dari aspek wujud
dengan perubahan–perubahan yang bersifat sementara. Fisika secara klasik dibagi
dalam mekanika, panas, bumi, cahaya, gelombang, listrik, magnet dan teknik
mekanika, teknik sipil, teknik listrik, dan termasuk dalam lingkup besar ilmu
bumi dan antariksa.
ii) Kimia
Suatu ilmu
pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan tidak hidup dari aspek susunan
materi dan perubahan–perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar
dibagi menjadi kimia anorganik dan kimia organic. Kedua bagian itu pada
dasarnya membahas dasar keseluruhan, kemudian diikuti analisis kualitatif dan
kuantitatif.
iii) Biologi
Ilmu
pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan gejala–gejalanya. Biologi dibagi
atas cabang–cabang antara lain :
(1) Botani
Adalah suatu
cabang biologi yang mempelajari seluk beluk tentang tumbuhan. Botani merupakan
satu diantara bidang kajian dalam biologi yang mengkhususkan diri dalam
mempelajari seluruh aspek biologi tumbuhan-tumbuhan. Dengan demikian, dalam
botani dipelajari semua disiplin ilmu biologi untuk mempelajari pertumbuhan,
reproduksi, metabolisme, perkembangan, interaksi dangan komponen biotok dan
abiotik, serta evolusi tumbuhan. Orang yang menekuni bidang botani disebut
botanis.
(2) Zoologi
Adalah
cabang biologi yang mempelajari struktur, fungsi, perilaku, serta evolusi
hewan. Ilmu ini antara lain meliputi anatomi perbandingan, psikologi hewan,
biologi molecular.
(3) Morfologi
adalah suatu
studi tentang struktur luar atau bentuk luar makhluk hidup. Morfologi dipakai
oleh berbagai cabang ilmu. Secara harfiah, morfologi berarti 'pengetahuan
tentang bentuk (morphos). Berikut beberapa ilmu yang menggunakan nama morfologi:
(b) Morfologi (biologi), ilmu tentang bentuk organisme, terutama hewan dan tumbuhandan mencakup bagian-bagiannya.
(4) Anatomi
adalah
suatu studi tentang struktur – dalam atau bentuk – dalam makhluk hidup. Anatomi
(berasal dari bahasa Yunani ἀνατομία anatomia, dari ἀνατέμνειν anatemnein, yang berarti
memotong) adalah cabang dari biologi yang berhubungan dengan struktur dan organisasi darimakhluk
hidup. Terdapat juga anatomi hewan
atau zootomi dan anatomi tumbuhan ataufitotomi. Beberapa cabang ilmu anatomi adalah anatomi perbandingan, histologi, dan anatomi
manusia.
(5) Fisiologi
adalah suatu
studi tentang fungsi bagian tubuh atau organ makhluk hidup. Fisiologi adalah
turunan biologi yang mempelajari bagaimana kehidupan berfungsi secara fisik dan kimiawi. Istilah ini dibentuk dari kata Yunani Kuna φύσις, physis, "asal-usul" atau
"hakikat", dan λογία, logia, "kajian". Fisiologi
menggunakan berbagai metode ilmiah untuk mempelajari biomolekul, sel, jaringan,
organ, sistem organ, dan organisme secara keseluruhan menjalankan fungsi fisik
dan kimiawinya untuk mendukung kehidupan.
(6) Sitologi ( Biologi Sel )
Adalah
suatu studi tentang sel secara mendalam meliputi struktur molekuler dan
lain–lain. Biologi sel (juga disebut sitologi, dari bahasa
Yunani kytos, "wadah")
adalah ilmu yang mempelajari sel. Hal yang dipelajari dalam biologi sel mencakup
sifat-sifat fisiologis sel
seperti struktur dan organel yang
terdapat di dalam sel, lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel, pembelahan sel dan fungsi sel (fisiologi), hingga kematian
sel. Hal-hal tersebut dipelajari baik
pada skala mikroskopik maupun
skala molekular, dan sel biologi meneliti baikorganisme bersel tunggal seperti bakteri maupun sel-sel terspesialisasi di dalam organisme
multisel seperti manusia.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar