Teori
harapan
Teori jalur tujuan diusulkan oleh locke yang memberi
dukungan terhadap Geogopoulos,mahaney & jones. Penjabarannya perlu diarahkan
pada pemenuhan dan pemuasan kebutuhan yang berkaitan dengan jalur tujuan yang
hendak dicapai oleh karyawan yang meliputi mewujudkan potensi diri, memperoleh
kesempatan berpartisipasi dalam tanggung jawab terhadap suatu pekerjaan,
keterlibatan dalam memberi usulan pemecahan maslah ataupun pengambilan
keputusan,kemungkinan untuk pertumbuhan diri,pengembangan dan
kemajuan,meningkatkan status dan memperoleh pengakuan dan menunjukkan kemampuan
serta prestasi diri.
Teori
tujuan
Teori penetapan tujuan atau goal setting theory
awalnya dikemukakan oleh Dr. Edwin Locke pada akhir tahun 1960. Lewat publikasi
artikelnya ‘Toward a Theory of Task Motivation and Incentives’ tahun 1968,
Locke menunjukkan adanya keterkaitan antara tujuan dan kinerja seseorang
terhadap tugas.
Lima Prinsip Penetapkan Tujuan
1.
Kejelasan.: Tujuan harus jelas terukur, tidak ambigu, dan ada jangka
waktu tertentu yang ditetapkan untuk penyelesaian tugas.
2.
Tantangan: Orang sering termotivasi oleh prestasi, dan mereka akan
menilai tujuan berdasarkan pentingnya sebuah pencapaian yang telah
diantisipasi. Ketika orang tahu bahwa apa yang mereka lakukan akan diterima
dengan baik, akan ada motivasi alami untuk melakukan pekerjaan dengan baik..
3. Komitmen:
Tujuan harus dipahami agar efektif. Karyawan lebih cenderung memiliki tujuan
jika mereka merasa mereka adalah bagian dari penciptaan tujuan tersebut..
4. Umpan
balik (feedback).: Umpan balik memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi
harapan, menyesuaikan kesulitan sasaran, dan mendapatkan pengakuan.
5.
Kompleksitas tugas.: Orang-orang yang bekerja dalam peran yang kompleks
mungkin sudah memiliki motivasi tingkat tinggi. Namun, mereka sering mendorong
diri terlalu keras jika tindakan tidak dibangun ke dalam harapan tujuan untuk
menjelaskan kompleksitas tugas, karena itu penting untuk memberikan orang waktu
yang cukup untuk memenuhi tujuan atau meningkatkan kinerja.
Kesimpulan : Teori tujuan merupakan adanya keterkaitan antara tujuan dan kinerja seseorang terhadap tugas. Sedangkan teori harapan yaitu pengembangan dan kemajuan,meningkatkan status dan memperoleh pengakuan dan menunjukkan kemampuan serta prestasi diri.
Sumber : Munandar,A.S.Psikologi industri dan
organisasi.Penerbit UIP
Wijono,Sutarto.(2010).Psikologi
industri dan organisasi.Jakarta:Penerbit Kencana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar