Kamis, 19 November 2015

Motivasi 2

Teori harapan
Teori jalur tujuan diusulkan oleh locke yang memberi dukungan terhadap Geogopoulos,mahaney & jones. Penjabarannya perlu diarahkan pada pemenuhan dan pemuasan kebutuhan yang berkaitan dengan jalur tujuan yang hendak dicapai oleh karyawan yang meliputi mewujudkan potensi diri, memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam tanggung jawab terhadap suatu pekerjaan, keterlibatan dalam memberi usulan pemecahan maslah ataupun pengambilan keputusan,kemungkinan untuk pertumbuhan diri,pengembangan dan kemajuan,meningkatkan status dan memperoleh pengakuan dan menunjukkan kemampuan serta prestasi diri.

Teori tujuan
Teori penetapan tujuan atau goal setting theory awalnya dikemukakan oleh Dr. Edwin Locke pada akhir tahun 1960. Lewat publikasi artikelnya ‘Toward a Theory of Task Motivation and Incentives’ tahun 1968, Locke menunjukkan adanya keterkaitan antara tujuan dan kinerja seseorang terhadap tugas.

Lima Prinsip Penetapkan Tujuan

1.       Kejelasan.: Tujuan harus jelas terukur, tidak ambigu, dan ada jangka waktu tertentu yang ditetapkan untuk penyelesaian tugas.

2.       Tantangan: Orang sering termotivasi oleh prestasi, dan mereka akan menilai tujuan berdasarkan pentingnya sebuah pencapaian yang telah diantisipasi. Ketika orang tahu bahwa apa yang mereka lakukan akan diterima dengan baik, akan ada motivasi alami untuk melakukan pekerjaan dengan baik..

3.       Komitmen: Tujuan harus dipahami agar efektif. Karyawan lebih cenderung memiliki tujuan jika mereka merasa mereka adalah bagian dari penciptaan tujuan tersebut..

4.       Umpan balik (feedback).: Umpan balik memberikan kesempatan untuk mengklarifikasi harapan, menyesuaikan kesulitan sasaran, dan mendapatkan pengakuan.

5.       Kompleksitas tugas.: Orang-orang yang bekerja dalam peran yang kompleks mungkin sudah memiliki motivasi tingkat tinggi. Namun, mereka sering mendorong diri terlalu keras jika tindakan tidak dibangun ke dalam harapan tujuan untuk menjelaskan kompleksitas tugas, karena itu penting untuk memberikan orang waktu yang cukup untuk memenuhi tujuan atau meningkatkan kinerja.


Kesimpulan : Teori tujuan merupakan adanya keterkaitan antara tujuan dan kinerja seseorang terhadap tugas. Sedangkan teori harapan yaitu pengembangan dan kemajuan,meningkatkan status dan memperoleh pengakuan dan menunjukkan kemampuan serta prestasi diri.

Sumber        : Munandar,A.S.Psikologi industri dan organisasi.Penerbit UIP
Wijono,Sutarto.(2010).Psikologi industri dan organisasi.Jakarta:Penerbit Kencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar